PT Jababeka Tbk. (KIJA) mengantongi pipeline permintaan lahan industri sekitar 140 hektare yang dapat dikonversi menjadi transaksi pada semester II/2026 di tengah sikap investor asing yang lebih berhati-hati dalam merealisasikan investasi di kawasan industri. Sekretaris Perusahaan KIJA Muljadi Suganda mengatakan dinamika geopolitik global memang memengaruhi proses pengambilan keputusan investor. Namun, kondisi tersebut lebih tercermin pada lamanya proses evaluasi investasi dibandingkan penurunan minat untuk masuk ke Indonesia.